BOGOR – Dilansir dari BOGOR-KITA.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah mempercepat realisasi proyek strategis Jalan Bogor Inner Ring Road (BIRR). Pembangunan tahap awal dimulai dari Bogor Nirwana Residence (BNR) menuju Pamoyanan, yang berada di kawasan Bogor Selatan.
Bagi kawasan hunian seperti Kebun Raya Nirwana dan Grand Victoria yang dikembangkan oleh Platinumland, kehadiran jalan baru ini menjadi nilai tambah signifikan hanya sekitar 3 menit dari lokasi proyek. Akses cepat menuju jalur utama kota akan meningkatkan konektivitas, mempercepat mobilitas, dan sekaligus menambah nilai investasi properti di area tersebut.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung titik lokasi pembangunan dari sisi Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, pada Selasa (26/8/2025).
Dalam agenda tersebut, Dedie didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hanafi, serta jajaran kepala dinas terkait, di antaranya Kepala Dinas PUPR Junaiti Estiningtyas, Kepala Dinas Perhubungan Rita Andari, Kepala Disperumkim Chusnul Rozaqi, Hadir pula perwakilan dari Kecamatan Bogor Selatan, Kelurahan Mulyaharja, serta PT GAP (BNR selaku pemilik lahan).
“Kalau konsisten, langkah teknis mulai dari pembebasan lahan yang ditangani beberapa bidang, penyusunan DED, pematangan perencanaan, dan koordinasi di lapangan akan berjalan lebih cepat,” ujar Dedie.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie memastikan bahwa pembangunan Jalan BIRR tidak hanya berfungsi sebagai solusi kemacetan, tetapi juga diharapkan menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi kawasan selatan serta meningkatkan nilai investasi hunian di Bogor Selatan.
Saat ini, Pemkot Bogor terus berupaya mempercepat proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalan yang menjadi prioritas tersebut. Saat lahan bebas, aktivitas ekonomi bisa tumbuh. Investasi baru masuk, dan manfaat jalan mulai dirasakan dari mulai dari perumahan, hotel, restoran, hingga kafe yang dapat tumbuh dan kemudian meningkatkan PAD Kota Bogor,” jelasnya.
Berdasarkan informasi, pembangunan Jalan BIRR dibuka dari kawasan Bogor Raya Nirwana Residence dengan fokus pada sudut seksi 2, yaitu kawasan Bogor Nirwana Residence sampai Pamoyanan. Hingga saat ini, progres pembangunan sudah mencapai 11,4 km total panjang jalur BIRR, dan secara keseluruhan jalan ini direncanakan mencapai 18 km.
Proyek ini dibangun menggunakan sistem alokasi pembebasan lahan (LARAP). Alhamdulillah 11,4 km lahan sudah dibebaskan,” kata Junaidi. Tinggal beberapa kilometer antara Bogor Nirwana Residence hingga Pamoyanan dan beberapa titik lainnya yang masih membutuhkan proses pembebasan.
Proyek pembangunan BIRR ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena dinilai sangat strategis untuk mendukung perkembangan wilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, mengurangi beban lalu lintas di kawasan pusat kota, dan sekaligus membuka akses ke kawasan investasi baru di Bogor Selatan.
BIRR nantinya akan menyambungkan kawasan Bogor Barat dan Bogor Selatan hingga ke jalan tol lingkar luar teman. Terakhir dibahas tahun 2010, lalu masuk lagi ke strategi tahun 2019. Kalau tidak diupayakan, nilai manfaat jalan itu sangat besar, baik untuk investasi maupun akses lingkungan warga Kota Bogor.
Sebagai pengembang kawasan Kebun Raya Nirwana dan Grand Victoria, Platinumland menyambut positif langkah percepatan pembangunan Jalan BIRR ini. Infrastruktur strategis tersebut tidak hanya membuka akses baru menuju kawasan hunian, tetapi juga memperkuat nilai investasi dan meningkatkan kenyamanan hidup bagi para penghuni di selatan Kota Bogor.